Koda untuk Chet Baker

hampir biru, katamu. pukul 2 dini hari, musim menyisakan memar pada sepetak kamar. kau selalu tahu, seperti seks, orang yang paling menikmati jaz adalah orang yang paling menderita.

dari jendela lantai dua, kota hanya potongan hitam-putih. sesekali lalu-lalang pejalan terlihat menyeret bayang-bayang, lalu hilang.

kota telah lama beku. udara begitu berat.

pagi itu swing terompet mengiringi bunyi hujan yang jatuh pada bubungan. hampir biru, katamu. terompet itu kau letakan pada pangkuan, mengalir liur dari bibirnya.

hampir pukul 3 dini hari. kau selalu memikirkan koda yang tepat untuk dirimu.

meski di kota ini setiap hari adalah hari yang baik untuk bunuh diri.

2016

0 Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

CONTACT US

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Sending

© ASAS - 2018

or

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

or

Create Account