Beberapa Puisi Benjamin Zhephaniah

MAKANLAH KATA-KATAMU

Aku sebuah meja sayuran.

Sebuahmeja yang dibuat dari sayuran.

Ada banyak buah di atasku

seluruhnya berada di pinggir.

Hidup itu sulit.

Tapi demikian pula piring.

Dan teh bisa jadi begitu panas.

Sedang penyair vegetarian

sungguh membuatku begitu gugup.

 

SIAPANYA SIAPA

Aku pernah berpikir para perawat adalah perempuan

Aku pernah berpikir para polisi

adalah laki-laki.

Aku pernah berpikir para penyair

membosankan,

hingga aku menjadi salah satu dari mereka.

 

INDUSTRI RAS

Buah kelapa sudah dapat kerja.

Industri ras adalah industri yang berkembang.

Kami putus asa, mereka pelihara.

Kami lebih ingin kedamaian

mereka lebih ingin aparat kepolisian.

Paman Toms terlanjur dibayar.

Industri ras adalah industri yang berkembang.

Kami katakan saudara-saudari jangan takut.

Mereka akan melakukan apa pun untuk Walikota.

Buah kelapa sudah dapat kerja.

Industri ras adalah industri yang berkembang.

Mereka mencari korban dan penyair untuk disewakan.

Mereka mewakiliku tanpa persetujuanku.

Paman Toms terlanjur dibayar.

Industri ras adalah industri yang berkembang.

Dalam gugatan mereka menggigil ketakutan karena anarki.

Mereka ambil penderitaan kita dan dapat gaji bayaran.

Mereka curi jiwa kita dan membuat film dokumenternya.

Mereka kabarkan kebiasaan komunitas kita.

Tanpa derita orang hitam mereka tak akan dapat kerja.

Tanpa kematian kita mereka tak akan punya kantor.

Tanpa airmata kita mereka tak akan punya minum.

Jika mereka berhenti menghisap kita bisa dapat keadilan.

Buah kelapa terlanjur dibayar.

Lelaki, perempuan, dan Brixton sudah dikhianati.

 

JUAL BELI

Penghargaan besar yang cerdas dan hadiah uang

Tengah membunuh puisi-puisi hitam.

Ini bukanlah sensor atau diktator yang memotong kesenian kita.

Iming-iming honorarium pertemuan

Dan sentuhan masyarakat kelas atas

Tengah membasahi kreativitas dan memakan jiwa kita.

 

Para leluhur akan berubah di kuburan

Rakyat hitam yang dulu budak akan bertanya-tanya

Bagaimana jiwa kita dijual

Dan memeriksa strategi kita,

Pihak kerajaan menyerang kembali dan ombak

Prajurit Tamed menunduk dalam pawai

Saat mereka lakukan apa yang mereka katakan

Mereka dapatkan OBE* mereka.

 

Jangan renggut kata-kataku, pergilah periksa syair.

Sebab tiap peraih penghargaan mendapat yang lebih buruk

Sebuahkeluarga yang tak dapat kau salahkan

akan mengotori pikiranmu layaknya  renungan,

Dan ya, mungkin kau akan menggendutkan dompetmu

Dan dengan yakin mereka akan periksa kau pertama kali

saat pelaku perlu dibikin geli

Dengan bayaran untuk prosa dan puisi.

 

Ambil hadiahmu, tulis lebih banyak lagi,

Lebih cepat,

Persetan dengan kebenaran

Kini kau seorang aktor jangan salahkan kedermawananmu

Tulis, terbitkan, review

Kau tampak seperti seorang Rasta gimbal,

Kau tampak seperti seorang Yahudi blasteran,

Tapi kau tak akan dapat menghina juru bayarmu

Tak akan dapat menggigit tangan yang memberimu makan.

 

Apa yang terjadi dengan ayat api

Mengutuk dingin kerajaan

Apa yang terjadi dengan pemberontak yang ada dalam pikiran Marley,

Lumuran darah ini, kerajaan pencuri menghadiahimu dan kau bersekongkol,
(Ya Marley mengatakan bahwa waktu akan berbicara)

Kini lihatlah mereka pergi dan menggabungkan diri.

 

Kita terus mendapat pukulan ini

Sejarah buruk pun berulang lagi

Hal itu mengingatkanku pada apa yang dikatakan para kapitalis

‘Lihat kau punya satu pilihan’

Sungguh sakit dan merusak diri jika rampasan kita terus menangis

Dan kita telah beri penghargaan ini makna

Tapi kita malah mati tanpa suara.

 

*Order of The British Empire  (Penghargaan yang diberikan Kerajaan
Inggris )

 

KOMEDI PUTIH

Aku
dilapisi bajaputih

Oleh
seorang penyihir putih,

Dengan
sihir putih

Dan
dusta putih,

Dicap
oleh seekor domba putih

Aku
bekerja keras bagai pandai-besiputih

Dekat
sebuah titik putih

Di
mana aku menderita demam airputih.

Daftarputih
bagai sepotong kakiputih

Aku
berada di buku putih

Sebagai
seorang master seni putih,

Hal
itu bagai kematian putih.

 

Orang-orang
memanggilku dongkrak putih

Beberapa
memujiku sebagai timbangan putih,

Maka
aku pun bergabung dengan penonton putih

Dilatih
bagai seorang penjaga putih

Hidup
dari ekonomi putih.

Ditangkap
dan dipukuli oleh seragamputih

Aku
dikutuk jadi seorang warga putih,

Jangan
khawatir,

Aku
akan menulis untuk Rumah Hitam.

 

PARA TETANGGA

Akulah
tipikal orang yang kau harap ditakuti

Hitam
dan asing

Besar
dan gimbal

Seorang
pemakan rumput tak berpendidikan.

 

Aku
bicara dalam caci maki

Aku
bernyanyi malam hari

Aku
muncul di mana pun,

Aku
tidur bersama singa

Dan
saat bulan mendapatiku

Aku
meraung.

 

Aku
bergerak

Di
sisimu

Hingga
kau dapat mengetahuiku,

Kau
akan melihat bayanganku

Di
jendela kamar mandi,

Aroma
tubuhku akan memenuhi

Ruanganmu,

Bola
kami akan ada di pengadilanmu.

Bagaimana
akan kau rasakan itu?

 

Kau
mesti merasa baik

Kau
sudah dipilih.

 

Aku
tipikal orang yang kau harap dicintai

Hitam
dan misterius

Tinggi
dan alami

Memikirkan,
jumlah teh.

Aku
bicara di sekolah-sekolah

Aku
bernyanyi di TV

Aku
berada di koran-koran,

Aku
memelihara kucing manis.

 

Dan
ketika matahari bersinar

Aku
pergi berkarnaval.

 

SETIAP ORANG MELAKUKANNYA

Di
Hawaii mereka Hula

Mereka
Tango di Argentina

Mereka
Reggae di Jamaika

Dan
mereka Rumba saat tiba di Kuba,

Di
Trinidad-Tobago

Mereka
melakukan Calypso

Dan
orang-orang Spanyol di Spanyol

Benar-benar
melakukan Flamenco.

 

Di
Punjab mereka Bhangra

Bagaimana
mereka menari Kathak di India

Di
atas Guatemala

Mereka
menarikan manis Marimba,

Meski
rubah-rubah banyak menari

Mereka
undang Tarian Rubah,

Di
Australia benar

Mereka
menari untuk Didgeridoo.

 

Di
Kenya mereka Benga

Mereka
Highlife jika di Ghana

Mereka
menari Balet di mana-mana

Dan
menari Rai di Algeria,

Mereka
Jali di Mali

Di
Brasil mereka Samba

Dan
para wanita melakukan Tari Perut

Di
bagian utara benua Afrika.

 

Setiap
orang melakukan Disko

Dari
Baghdad hingga San Francisco

Sejumlah
dongeng dengan razzamataz

Tak
dapat membantu menari di musik Jazz

Mereka
melakukan Jig di Irlandia

Dan
ini benar-benar nyata

Mereka
masih menari Morris di Inggris

Saat
mereka dapat menemukan waktu.

 

 

BERKENDARA

 

Kami
pertama kali bertemu di sebuah malam kencana

Saat
bulan memancarkan cahaya cinta

Di
sebuah teluk dermaga.

Suatu
tempat membentang antara kenyataan dan ilusi

Kami
berbaring tanpa maaf

Membelai
satu sama lain dengan sedikit tanggung jawab.

 

‘Aku
ingin jadi seorang penyair,’

Ia
berkata sambil menatap gunung,

‘Aku
ingin jadi seorang hippy,’

Ia
berkata sambil memeriksa ketakutanku teliti,

‘Aku
ingin terjun dalam dunia politik,’

Ia
berbisik sambil mengagumi bekas lukaku,

‘Aku
mungkin tak melihatnya, tapi aku benar-benar tertindas,’

Ia
berkata sambil tersenyum,

Menyodorkan
padaku buku kesejahteraannya.

Laut
menjerat pantai

Waktu
dan malam melayang menuju siang

Dan
rubah perut-penuh mengendus jalan pulang.

Ia
meletakkan selimut di atas kepalanya

Kentut,
dan tertidur.

 

Lain
waktu aku melihatnya

Ia
berusaha menemukan Dewi Kecukupan,

Putus
asa mencari jalan bebas hambatan

Setelah
memberiku uang.

‘Ini
berbeda untuk wanita,’ ia berkata

‘Kita
bisa memakai lelaki untuk tubuh mereka

Lelaki
melakukan itu pada kami sepanjang masa.’

Di
lain waktu aku melihatnya

Ia
berlari ke arahku di atas kursi rodanya.

 

BIODATA

Dr. Benjamin Obadiah Iqbal Zhephaniah
lahir di Brimingham, Inggris, 15 April 1958. Menulis puisi, novel, cerita anak,
dan karya non-fiksi. Selain dikenal sebagai sastrawan, Zhephaniah dikenal pula
sebagai seorang penyanyi reagge, dramawan, vegan, juga presenter televisi dan
radio. Beberapa karyanya di bidang musik, bertolak dari puisi-puisinya yang
bernada satir. Ia mendapat 18 gelar Honoury Doctorates dari berbagai
universitas ternama di Inggris dan Eropa. Penampilannya yang khas—dengan rambut
gimbal—serta aktivitasnya menulis puisi sekaligus menyanyi, membuatnya dijuluki
sebagai Penyair Rasta. Pada 2003, Zhephaniah menolak penghargaan Order of The
British Empire (OBE) dari kerajaan Inggris sebagai bentuk protes atas aksi
invansi Inggris ke Irak.

Puisi-puisi di atas diambil dan
diterjemahkan dari web pribadinya, www.benjaminzhephaniah.co

 

 

 

0 Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

CONTACT US

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Sending

© ASAS - 2018

or

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

or

Create Account